Kamis, 01 Desember 2016

Cara Membuat Kael UTP Straight dan Cross


Untuk anak SMK keahlian Teknik Komputer Jaringan, pasti sudah tidak asing lagi dengan Kabel UTP. Disini, saya akan menjelaskan cara membuat kabel UTP, karena saya baru mengenal dunia Teknik Komputer Jaringan, jadi mohon maaf apabila postingan saya masih belum lengkap dalam memberikan penjelasan.

Alat dan bahan dibutuhkan untuk membuat kabel UTP, antara lain :


Tang Krimping (crimping tools), ini adalah alat untuk mejepit kabel UTP ke konektor RJ45. Pastikan anda mempunyai tang krimping ini yang diperuntukan untuk konektor RJ45, dan mempunyai presisi yang kuat. Karena jika tidak kuat penjepitnya akan lebih mudah meleset pin tembaga RJ45nya.


Konektor RJ45, Konektor adalah alat yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN di perangkat jaringan kita.


Kabel UTP/LAN, jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer berjenis kabel UTP Cat 5 yang berisi 8 kabel didalamnya.


Tester, untuk mengecek konektor kabel UTP sudah conect atau belum, jika conect maka lampu akan menyala semua

Cara Membuat Kabel UTP
1. Siapkan Alat dan Bahan di atas
2. Potong panjang kabel sesuai kebutuhan
3. Kuliti bungkus luar kabel, seruas jari kelingking saja. Hati-hati kabel kecil didalamnya terpotong.




4. Urut-urut kabel kecil didalamnya agar lurus, agar mudah dimasukan ke konektor RJ45nya. urutan untuk kabel Straight dan Crossover :


5. Masukan kabel ke konektor RJ45nya, pastikan semua ujungnya sampai mentok di konektornya. Agar kabelnya tergigit oleh tembaga konektornya.


6. Jepit konektornya pakai tang krimping, posisi kabel jgn sampai tertarik atau pastikan masuk dengan benar kabelnya.

7. Done, anda sudah selesai.

Cara Test Kabel UTP
Setelah kita membuat kabel UTP, sekarang kita test apakah kabel tersebut sudah benar apa belum. Untuk mengetes kabel UTP dengan menggunakan alat test kabel UTP seperti diatas atau pun langsung coba pasang ke komputer atau perangkat jaringan.

Test kabel UTP dengan cable tester, alat untuk menguji hasil crimpingan kabel kita, Indikatornya cukup mudah, anda hanya perhatikan lampu di cable tester itu. Pastikan 8 lampu menyala berurutan tanpa ada yang mati.
Demikian artikel mengenai Cara Membuat Kabel UTP

Acces Point (TP-LINK)


Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait.


Acces Point memiliki beberapa fungsi, antara lain :
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4. Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel


Bagi pengguna internet aktif, mungkin sudah sebagian tau tentang Access Point (AP), apa lagi kalau dirumahnya ada akses hotspot gratis, kita bisa akses hotspot tersebut dengan mudah melalui Notebook/Laptop atau mungkin di handphone yang memiliki device wifi, trus bagaimana jika kita mau access melalui PC ???
Nah, pada posting kali ini akan dijelaskan bagaimana setting AP sebagai Penerima atau Client. Disini saya menggunakan 
Access Point Pada merk TP-Link TL-WA701N.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya :
1.    Sama seperti mengkonfigurasikan Access Point lainnya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyamakan address antara Access Point dengan sebuah laptop sehingga alamatnya berada pada satu network. Biasanya alamat ip tersebut terletak di bawah AP
2.    Setelah itu, nyalakan Access Point. Perhatikan adaptor yang digunakan, apakah voltage-nya sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada label access point atau tidak. Jika tidak, maka sebaiknya jangan menyalakan access point tersebut dengan adaptor yang tidak sesuai.
3.    Setelah itu koneksikan access point dengan laptop dengan menggunakan kabel straight.
4.    Buka sebuah web browser pada laptop, kemudian ketikkan alamat IP default dari access point tersebut.

5.    Setelah itu akan muncul sebuah kotak dialog Authentication Required. Isikan username dengan admin dan isikan password dengan admin. Kemudian klik OK.
6. Kemudian akan muncul sebuah halaman web seperti berikut :

7.    Klik teks "Network" pada jendela sebelah kiri untuk mengatur tipe jaringan (Static IP / DHCP), main IP dari access point (IP local), dan subnet mask. Jika IP access point diubah dari IP default-nya, maka halaman web akan menghilang. Untuk menampilkannya kembali, ubah IP laptop sehingga menjadi se-network dengan IP access point yang baru. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :


8.   Setelah itu lakukan pengaturan wireless dengan meng-klik teks Wireless pada jendela sebelah kiri kemudian pilihWireless Setting.
9.    Pengaturan yang perlu dilakukan adalah pengaturan SSID (nama jaringan), Region, Channel, dan Mode. Yang lainnya adalah pengaturan opsional (tergantung kebutuhan). Contoh :
10.  Setelah itu lakukan pengaturan untuk DHCP agar device yang terkoneksi akan mendapatkan IP secara otomatis dari access point. Klik teks DHCP pada jendela sebelah kiri, kemudian pilih DHCP Settings. Contoh :
11.  Setelah semua pengaturan selesai diberikan, reboot access point dengan meng-klik teks System Tools kemudian pilih Reboot.
12.  Sistem access point akan restart dalam beberapa saat yang diindikasikan oleh persentasi seperti gambar berikut :
Setelah proses restarting selesai, maka selanjutnya adalah lakukan pengetesan jaringan access point yang baru dibuat. Gunakan sebuah laptop lain untuk mengakses jaringan wireless dengan nama tujuh. Kemudian lihatlah IP DHCP yang diperoleh laptop tersebut selama terkoneksi dengan jaringan tujuh. Tentunya IP yang didapatkan akan berada pada range 10.10.7.10 sampai 10.10.7.20.