Kamis, 01 Desember 2016

Acces Point (TP-LINK)


Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait.


Acces Point memiliki beberapa fungsi, antara lain :
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4. Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel


Bagi pengguna internet aktif, mungkin sudah sebagian tau tentang Access Point (AP), apa lagi kalau dirumahnya ada akses hotspot gratis, kita bisa akses hotspot tersebut dengan mudah melalui Notebook/Laptop atau mungkin di handphone yang memiliki device wifi, trus bagaimana jika kita mau access melalui PC ???
Nah, pada posting kali ini akan dijelaskan bagaimana setting AP sebagai Penerima atau Client. Disini saya menggunakan 
Access Point Pada merk TP-Link TL-WA701N.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya :
1.    Sama seperti mengkonfigurasikan Access Point lainnya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyamakan address antara Access Point dengan sebuah laptop sehingga alamatnya berada pada satu network. Biasanya alamat ip tersebut terletak di bawah AP
2.    Setelah itu, nyalakan Access Point. Perhatikan adaptor yang digunakan, apakah voltage-nya sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada label access point atau tidak. Jika tidak, maka sebaiknya jangan menyalakan access point tersebut dengan adaptor yang tidak sesuai.
3.    Setelah itu koneksikan access point dengan laptop dengan menggunakan kabel straight.
4.    Buka sebuah web browser pada laptop, kemudian ketikkan alamat IP default dari access point tersebut.

5.    Setelah itu akan muncul sebuah kotak dialog Authentication Required. Isikan username dengan admin dan isikan password dengan admin. Kemudian klik OK.
6. Kemudian akan muncul sebuah halaman web seperti berikut :

7.    Klik teks "Network" pada jendela sebelah kiri untuk mengatur tipe jaringan (Static IP / DHCP), main IP dari access point (IP local), dan subnet mask. Jika IP access point diubah dari IP default-nya, maka halaman web akan menghilang. Untuk menampilkannya kembali, ubah IP laptop sehingga menjadi se-network dengan IP access point yang baru. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :


8.   Setelah itu lakukan pengaturan wireless dengan meng-klik teks Wireless pada jendela sebelah kiri kemudian pilihWireless Setting.
9.    Pengaturan yang perlu dilakukan adalah pengaturan SSID (nama jaringan), Region, Channel, dan Mode. Yang lainnya adalah pengaturan opsional (tergantung kebutuhan). Contoh :
10.  Setelah itu lakukan pengaturan untuk DHCP agar device yang terkoneksi akan mendapatkan IP secara otomatis dari access point. Klik teks DHCP pada jendela sebelah kiri, kemudian pilih DHCP Settings. Contoh :
11.  Setelah semua pengaturan selesai diberikan, reboot access point dengan meng-klik teks System Tools kemudian pilih Reboot.
12.  Sistem access point akan restart dalam beberapa saat yang diindikasikan oleh persentasi seperti gambar berikut :
Setelah proses restarting selesai, maka selanjutnya adalah lakukan pengetesan jaringan access point yang baru dibuat. Gunakan sebuah laptop lain untuk mengakses jaringan wireless dengan nama tujuh. Kemudian lihatlah IP DHCP yang diperoleh laptop tersebut selama terkoneksi dengan jaringan tujuh. Tentunya IP yang didapatkan akan berada pada range 10.10.7.10 sampai 10.10.7.20.


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar